Pembelajaran Berbasis TIK melalui Kelas Maya

Oleh Nurjaman, S.Pd*

Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sudah lama kali digaungkan oleh banyak pihak baik dari kalangan akademisi, guru dan pegiat Pendidikan. Namun, kenyataannya masih banyak pembelajaran kita masih bertumpu pada pembelajaran klasikal lewat tatap muka. Padahal, Jika merujuk pada kondisi peserta didik saat ini yang mayoritas adalah generasi milenial, tentu pembelajaran TIK mempunyai peluang yang sangat besar untuk menarik minat mereka untuk belajar.

Bencana covid-19 yang melanda Indonesia di awal triwulan pertama tahun 2020 menjadi trigger yang sangat serius dalam aktivasi pembelajaran TIK di Indonesia. Pembelajaran yang biasa hanya dilaksanakan di kelas, kini harus secara total beralih ke kelas maya. Respon guru pun memang beragam. Banyak guru syok dengan kondisi ini, namun ada juga guru yang mencoba beradaptasi menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada dengan melatih diri mengembangkan pembelajaran berbasis TIK.

Penggunaan TIK dalam pembelajaran dapat mengubah kondisi pembelajaran secara signifikan. Guru, bahan ajar, media belajar, dan pembelajaran yang selama ini terbatas di kelas, kini bisa diakses secara bebas hanya dengan modal Handphone saja. Selain itu, Guru, bahan ajar, media belajar, dan pembelajaran tadi bukan hanya satu kali pakai saja, tapi bisa disimpan dan dibagikan Kembali ke kelas-kelas yang lain sesuai kebutuhan. Salah satu portal untuk pembelajaran berbasis TIK adalah portal Rumah Belajar yang beralamat di url htttps://belajar.kemdikbud.go.id. Selain dalam bentuk situs web Pendidikan, portal Rumah Belajar juga bisa diakses melalui handphone berbasis android yang bisa diunduh di play store dengan nama Rumah Belajar.

Salah satu fitur utama di portal Rumah belajar adalah Kelas Maya. Kelas yang berbasis virtual ini menjadi satu-satunya fitur di Rumah belajar yang berfungsi sebagai Learning Management System (LMS). Dengan Kelas Maya, guru dapat mengajar peserta didik dari jarak jauh dengan bermodal internet saja. Dengan Kelas Maya, peserta didik dapat belajar secara mandiri, terstruktur dan sistematis. Karena system yang dibuat sangat lengkap dari mulai bahan ajar, media belajar, sampai soal evaluasi pun bisa dibuat di Kelas Maya. Guru hanya mengarahkan, membimbing dan memfasilitasi anak untuk belajar, karena proses penilaian dilakukan secara otomatis melalui system.

Pembelajaran pun bisa dilakukan dengan sincronous dengan aplikasi chat, video conference, audio conference, sharing layer, dan lainnya. Dengan model ini, kita seolah-olah hadir di kelas seperti biasa sehingga komunikasi bisa berjalan dua arah. Selain itu, pembelajaran a-sincornous dapat dilaksanakan di Kelas Maya. Dengan a sincronous ini, peserta didik dapat belajar secara mandiri melalui materi and tugas terstruktur yang dibuat oleh guru sehingga pembelajaran pun memang berpusat pada peserta didik. Kelas Maya menyediakan segalanya bagi guru yang mengajar jarak jauh dengan fasilitas yang lengkap.

Langkah-langkah pemanfaatan Kelas Maya sangat sederhana, yaitu: 1). Masuk ke situs/aplikasi Rumah Belajar lalu mengakses Kelas Maya; 2) Mendaftar sebagai guru; 3). Membuat kelas; 4) Membuat kegiatan pembelajaran (materi dan evaluasi); 5) menyebarkan kode kelas kepada siswa untuk mengakses kelas; dan 6) pemantauan.

Itulah penjelasan mengenai pembelajaran TIK dengan menggunakan Kelas Maya Rumah Belajar. Semoga bermanfaat, yuk kita akses terus Rumah Belajar. Dengan Rumah Belajar, belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

*Penulis adalah sahabat Rumah Belajar Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemdikbu Tahun 2020

#PusdatinKemendikbud #PembaTIK2020 #DutaRumahBelajar2020 #RumahBelajar2020 #BerbagiTIK #PembaTIKLevel4 #Kepri

0 Comments:

Posting Komentar