Hai, sahabat rumah belajar. Ketemu lagi dengan saya,
Nurjaman, S.Pd. Gr, SRB Kepri 2020. Di tengah bencana pandemic covid-19,
pembelajaran semakin sulit karena pembelajaran sepenuhnya daring. Di sinilah
kita sebagai guru harus berinovasi, karena inovasi adalah kunci untuk menghadapi
masa kini dan nanti.
Alhamdulillah, pemerintah telah menggelontorkan bantuan
kuota belajar kepada seluruh siswa di seluruh Indonesia. Dengan bantuan, tersebut pembelajaran pun bisa
dilakukan dengan tatap maya, termasuk dengan siswa saya. Oleh karena itu, saya
menggunakan model pembelajaran blended learning untuk mengombinasi antara tatap
muka/maya dan tugas belajar. Menurut Prof. Dadan
Wildan, dalam webinar Penerapan Blended Learning dalam pembelajaran Sejarah menggunakan
portal Rumah Belajar, model pembelajaran blended learning ini menjembatani antara sisi humanis dan teknologi. Saya sangat rindu
dengan siswa-siswa saya, penerapan model ini juga sebagai temu kangen dengan
siswa-siswa yang saya ajar.
Sebelum melaksanakan pembelajaran dengan model blended learning terlebih dahulu saya siapkan RPP atau rencana pembelajaran. Agar pembelajaran menjadi terarah. Lalu bagaimana alur pembelajarannya? Berikut sintak model pembelajaran blended learning:
1. Seeking of Information
Pada tahap ini,
peserta didik ditugaskan untuk mencari informasi dari berbagai sumber yang
tersedia. Saya pun membuat modul di Kelas Maya untuk peserta didik pelajari bahasan, yaitu mengenai Perkembangan Teknologi Global
Selain itu, saya pun
membuat ulasan materi melalui zoom cloud meeting agar anak lebih paham lagi
mengenai materi ajar.
Saya pun menginstruksikan peserta didik untuk mencari sumber lain.
2. Acquisition of Information
Pada tahap ini,
peserta didik menginterpretasi informasi pengetahuan dari berbagai sumber dan
mengomunikasikanya kepada siswa yang lain. Dalam langkah ini, saya pun membuat
forum diskusi di Kelas Maya untuk memfasilitasi komunikasi tersebut.
3. Synthesizing of Knowledge
Dalam tahap ini,
peserta didik mengontruksi pengetahuan melalui proses asimilasi dan akomodasi
dan perumusan kesimpulan. Saya pun membuat live quiz menggunakan quizizz untuk
mengecek bagaimana siswa menginternalisasi materi.
Selain itu, saya pun
membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan.
Itulah inovasi yang saya
lakukan dengan menerapkan blended learning berbasis Kelas Maya dan Quizizz.
Alhamdulillah peserta didik sangat antusias dalam belajar dan merasa tertantang
karena kuis yang disajikan dengan Quizizz.
Yuk segera akses Portal RumahBelajar dan unduh aplikasinya di playstore dan dapatkan kemudahan belajar
digenggaman tangan.
Dengan Rumah Belajar, belajar
dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar
Portalnya, Maju Indonesia!
#RumahBelajarKemdikbud #RumahBelajar #Kemdikbud #PembaTIK #PembaTIKLevel4 #SahabatRumahBelajar #Menuju100RibuFollowers #MerdekaBelajar #PembaTIK2020 #SRBKepri2020 #PembaTIKKepri #KepriJaya











tulisannya bagus pak. perlu belajar lebih dari pak nurjaman nih.
BalasHapusterima kasih bu, masih belajar ini, :)
Hapussangat bermanfaat pak, ilmu yang dibagikan,.mantap
BalasHapus